Kabinda: “FKUB Sangat diperlukan di Jakarta”

Kabinda Provinsi DKI Jakarta – Brigjend TNI Neno Hamriyono

FKUB JAKARTA) Kepala Binda Provinsi DKI Jakarta -Brigjen. TNI- Neno Hamriyono mengatakan: FKUB Provinsi DKI Jakarta ini sudah bagus, program-programnya sudah benar, jadi menurut saya FKUB Provinsi yang di pimpin oleh KH. Syafii Mufid harus di pertahankan, tinggal nanti legal formalnya kita usulkan ke Gubernur DKI Jakarta melalui Kesbangpol DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan masukan dan saran untuk FKUB Provinsi DKI Jakarta pada acara Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Dan Kebijakan Terkait Dengan Kerukunan Serta Pemberdayaan Kerukunan Bina Damai dengan tema ““Pentingnya Pendekatan Bina Damai dalam menjaga Persatuan Nasional” bertempat di Hotel Morrissey, Jl. KH. Wahid Hasim No.70 – Jakarta Pusat (16/10/18).

“Pak ridwan tolong sampaikan kepada Kesbangpol menurut Kabinda supaya FKUB Provinsi dilanjutkan saja, dengan catatan kalau pak Kyai tidak keberatan”.

Provinsi DKI Jakarta merupakan kota yang multi kultural, yang  sebagian besar orang-orang yang datang ke Jakarta ini membawa identitasnya masing-masing, disitulah sumber keragaman. Sumber keragaman ini perlu diselaraskan, perlu disatukan, salah satu organisasi yang bisa menselarakan adalah FKUB.

Organisasi seperti FKUB ini yang kita perlukan, khususnya di Jakarta dan Indonesia untuk mempererat lagi kerukunan hidup berbangsa dan beragama diwilayah Provinsi DKI Jakarta.

Penyerahan Cinderamata oleh Ketua FKUB Provinsi KH. Ahmad Syafii Mufid kepada Kabind – Brigjend Neno Hamriyono

Saya setuju sekali apabila FKUB ini terus berkiprah sampai tingkat International, dan menurut saya untuk periode berikutnya pak KH. Ahmad Syafii Mufid untuk memimpin FKUB ini, imbuhnya.

Neno  menambahkan, Saya menilia positif keberadaan FKUB di Jakarta ini, selama menjabat Kabinda selama Dua tahun ini saya menilai positif, dan FKUB paling sering kami undang untuk berdiskusi terkait keamanan Jakarta, pungkasnya.

Kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Dan Kebijakan Terkait Dengan Kerukunan Serta Pemberdayaan Kerukunan Bina Damai dihadiri oleh: Kabinda Provinsi DKI Jakarta, Utusan Kodam Jaya, Utusan Komando Armada Angkatan Laut, Polda Metro Jaya, utusan Kejaksaan Tinggi, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kesbanpol DKI Jakarta, Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Biro Dikmental Provinsi DKI Jakarta, FKUB Wilayah dan Majelis-Majelis Agama(fkub/budi)